Perbandingan SSD dan Hardisk (HDD) Sebagai Media Penyimpanan


Membandingkan Media Penyimpanan SSD dan Hardisk (HDD) adalah ilmu yang perlu sahabat ketahui. Karena dengan ilmu ini sahabat akan dapat gambaran keunggulan dan kelemahan dari masing-masing perangkat tersebut.
SSD merupakan singkatan dari Solid State Drive atau Solid State Disk, merupakan media penyimpanan perangkat elektronik yang terdiri dari rangkaian IC sebagai memory, bisa digunakan untuk menyimpan data atau informasi. SSD bisa digunakan sebagai Media internal untuk Sistem Operasi, Data, Programming, Entertaiment dan lain-lain baik itu dipasang pada Laptop, Notebook atau PC (Personal Computer).

Sehubungan dengan harga yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan Hardisk, maka penggunaan SSD masih terbatas pada perangkat-perangkat dengan harga menengah keatas. Saat artikel ini dibuat kisaran harga SSD baru mulai dari kapasitas 120 giga sampai dengan 500 giga diantara 1,3 jt sampai dengan 2 jt an. 
Tentu saja kualitas sesuai dengan harga, berikut perbandingan yang akan membuat sahabat tercengang :

1. Waktu Akses (Access Times)

SSD menunjukkan secara virtual hampir tidak mempunyai waktu akses karena saking cepatnya, dimana SSD hanya membutuhkan waktu 0,1 ms (milliseconds) sedangkan Hardisk (HDD) 5.5 sampai dengan 8.0 ms.

2. Perfomansi I/O Acak (Random I/O Performance)

SSD paling sedikit melakukan 6000 io/s sedangkan Hardisk hanya mencapai 400 io/s. Dengan demikian SSD setidaknya lebih cepat 15 kali dari Hardisk. Saat tekno-g melakukan ujicoba menggunakan SSD dijumpai Laptop yang memakai SSD bisa melakukan booting (proses menghidupkan) hanya membutuhkan waktu 5 sampai dengan 10 detik sebaliknya jika memakai hardisk membutuhkan setidaknya 15 sampai dengan 20 detik.

3. Kehandalan dan Daya Tahan (Reliability)

SSD memiliki ratio kegagalan kurang dari 0.5% sedangkan Hardisk ratio kegagalannya berfluktuasi antara 2 - 5%.  Dari sisi desain SSD sangat kompak tidak ada komponen yang bergerak sehingga jika terkena getaran, jatuh atau terkena panas akan sangat tahan, dibandingkan dengan HDD yang justru sangat rentan dengan getaran apalagi jatuh.
SSD diperkirakan bisa tahan menyimpan data sampai dengan 200 tahun sedangkan hardisk

4. Penghematan Energi (Energy Savings)

SSD hanya membutuhkan 2 sampai dengan 5 watt energi listrik sedangkan Hardisk membutuhkan 6 sampai dengan 15 watt, bayangkan jika digunakan pada komputer server yang berisi beberapa hardisk maka akan lebih hemat pemakaian listriknya.

5. Harga

SSD relatif lebih mahal harganya, cenderung stabil pada pasar SSD bekas, ini karena kualitas yang sangat bagus dari SSD. Sedangkan hardisk harganya bisa jatuh mencapai seperempat dari harga barunya.

Kesimpulan

Dari perbandingan diatas dapat disimpulkan bahwa media SSD jauh lebih baik dibandingkan dengan Hardisk, namun dari sisi harga masih relatif mahal.
Jadi jika memang membutuhkan spesifikasi yang tinggi untuk mengolah data yang berat misalnya me render file multimedia dan lainnya, maka silahkan gunakan SSD. Namun jika hanya menggunakan laptop atau komputer hanya untuk kebutuhan standar seperti office dan kirim email maka gunakan saja Hardisk (HDD)

0 Response to "Perbandingan SSD dan Hardisk (HDD) Sebagai Media Penyimpanan"

Post a Comment

Silahkan Komentar Yang Membangun. Komen SARA, Judi, Pornografi dan Melanggar Undang-Undang akan ditandai sebagai SPAM